KEUTAMAAN MENGAJAR AL-QUR’AN KEPADA ANAK
Terdapat dalam Surat AT-TAHRIM ayat 6:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلَائِكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَا يَعْصُونَ اللَّهَ مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ
“Hai orang-orang yang beriman peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya dari manusia dan batu, Penjaganya Malaikat-malaikat yang keras dan kasar yang tidak mendurhakai Alloh terhadapa apa yang diperintahNYA kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan”.
Surat THOHA ayat 132:وَأْمُرْ أَهْلَكَ بِالصَّلَاةِ وَاصْطَبِرْ عَلَيْهَا ۖ لَا نَسْأَلُكَ رِزْقًا ۖ نَحْنُ نَرْزُقُكَ ۗ وَالْعَاقِبَةُ لِلتَّقْوَىٰ
“Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan sholat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya, Kami tidak meminta rizqi kepadamu, kamilah yang memberi rizqi kepadamu, dan buah dari kebaikan itu dapat didapat bagi orang-orang yang bertaqwa”
Hadits Rosululloh:
• Ada seorang laki-laki mendatangi Baginda Rosul dan bertanya “Ya Rosulullloh, apa pahala bagi orang yang mengajarkan anaknya dengan Al-Qur’an?” maka Rosululloh menjawab “kalamnya Alloh tidak ada batasnya” kemudian datanglah Malaikat Jibril dan Rosululloh bertanya “Ya Malaikat Jibril, apa pahala bagi orang yang mengajarkan Al-Qur’an?” Malaikat Jibril menjawab “Wahai Rosululloh Al-Qur’an adalah kalamnya Alloh yang tidak ada batasnya” kemudian malaikat Jibril naik dan menanyakan dan menanyakannya kepada Malaikat Isrofil dan Malaikat Isrofil menjawab “Ya Malaikat Jibril, Al-Qur’an adalah kalamnya Alloh yang tidak ada batasnya”. Malaikat Jibril turun mendatangi baginda Rosul kemudian mengatakan “Ya Rosululloh, Tuhanmu memberikan salam buatmu dan mengatakan siapa yang mengajarkan anaknya dengan Al-Qur’an maka akan sama dengan berhaji 10.000 kali haji dan sama seperti berumroh 10.000 kali umroh, sma seperti memerdekakan budak 10.000 budak dari turunan nabi Isma’il, sama seperti ikut berperang 10.000 kali peperangan, sama seperti memberi 10.000 pakaian bagi orang muslim yang tidak mempunyai pakaian dan Al-Qur’an akan menenmaninya dialam kubur hingga dibangunkan diyaumul qiyamah dan Al-Qur’an akan memberatkan rimbangan kebaikannya, melewati jembatan Shirotol mustaqim seperti kilat yang menyambar dan Al-Qur’an tidak akan berpisah dengannyasampai mendapatkan kemuliaan yang lebih dari yang dibayangkannya”.
• “Siapa yang mengajarkan anaknya 1 ayat dari Al-Qur’an, maka lebih baik dari beribadah 1000 tahun, siang berpuasa dan malam Qiyamullail dan lebih baik dari 1000 dinar yang dishodaqohkan kepada fuqoro wal masakin”.
• “Siapa yang mengajarkan anaknya dengan Al-Qur’an maka Alloh akan mengalungkan Nuur (cahaya) yang membuat takjub umat terdahulu dan terakhir”.
• “Siapa yang membaca dan mengamalkan Al-Qur’an maka Alloh akan memakaikan mahkota pada kedua orang tuanya di yaumul qiyamah yang terangnya melebihi terangnya matahari didunia, maka bagaimana anggapanmu dengan orang yang bisa mengamalakannya?” (akan diberi yang lebih dari itu).
• “Siapa yang mengajarkan anaknya 1 ayat dari Al-Qur’an, maka dia akan mendapat pahala sewaktu ayat tersebut dibaca dan Alloh akan mencatat baginya kebebasan dari apai neraka, begitu juga orang yang mengajarkan 1 ayat dari Al-Qur’an (walau bukan orang tuanya) dan siapa yang mengajarkan anaknya sampai menulis dengan tangannya maka dia benar-benar telah melaksanakan apa yang diwajibkan kepadanya dan para Malaikat beristighfar buatnya hingga dia wafat”.
• “Ada satu kaum yang Alloh akan memberikan adzab dengan pasti sebab perbuatannya, maka sewaktu anak-anaknya dalam tempat belajar membaca ‘Alhamdulillaahirobbil’aalaamiiin’ dan Alloh mendengarnya maka Alloh akan mengangkat adzab dari kaum itu selama 40 tahun”.
• “Celaka sekali bagi anak-anak bani Adam yang kedua orang tuanya tidak mengajarkan Al-Qur’an, adab dan ibadah fardhu niscaya dia akan hidup dalam kebodohan, dan Rosululloh berkata “Aku lepas tangan dari orangtua yang seperti itu (tidak memberi syafa’at)”.
• Ada seorang laki-laki mendatangi Baginda Rosul dan bertanya “Ya Rosulullloh, apa pahala bagi orang yang mengajarkan anaknya dengan Al-Qur’an?” maka Rosululloh menjawab “kalamnya Alloh tidak ada batasnya” kemudian datanglah Malaikat Jibril dan Rosululloh bertanya “Ya Malaikat Jibril, apa pahala bagi orang yang mengajarkan Al-Qur’an?” Malaikat Jibril menjawab “Wahai Rosululloh Al-Qur’an adalah kalamnya Alloh yang tidak ada batasnya” kemudian malaikat Jibril naik dan menanyakan dan menanyakannya kepada Malaikat Isrofil dan Malaikat Isrofil menjawab “Ya Malaikat Jibril, Al-Qur’an adalah kalamnya Alloh yang tidak ada batasnya”. Malaikat Jibril turun mendatangi baginda Rosul kemudian mengatakan “Ya Rosululloh, Tuhanmu memberikan salam buatmu dan mengatakan siapa yang mengajarkan anaknya dengan Al-Qur’an maka akan sama dengan berhaji 10.000 kali haji dan sama seperti berumroh 10.000 kali umroh, sma seperti memerdekakan budak 10.000 budak dari turunan nabi Isma’il, sama seperti ikut berperang 10.000 kali peperangan, sama seperti memberi 10.000 pakaian bagi orang muslim yang tidak mempunyai pakaian dan Al-Qur’an akan menenmaninya dialam kubur hingga dibangunkan diyaumul qiyamah dan Al-Qur’an akan memberatkan rimbangan kebaikannya, melewati jembatan Shirotol mustaqim seperti kilat yang menyambar dan Al-Qur’an tidak akan berpisah dengannyasampai mendapatkan kemuliaan yang lebih dari yang dibayangkannya”.
• “Siapa yang mengajarkan anaknya 1 ayat dari Al-Qur’an, maka lebih baik dari beribadah 1000 tahun, siang berpuasa dan malam Qiyamullail dan lebih baik dari 1000 dinar yang dishodaqohkan kepada fuqoro wal masakin”.
• “Siapa yang mengajarkan anaknya dengan Al-Qur’an maka Alloh akan mengalungkan Nuur (cahaya) yang membuat takjub umat terdahulu dan terakhir”.
• “Siapa yang membaca dan mengamalkan Al-Qur’an maka Alloh akan memakaikan mahkota pada kedua orang tuanya di yaumul qiyamah yang terangnya melebihi terangnya matahari didunia, maka bagaimana anggapanmu dengan orang yang bisa mengamalakannya?” (akan diberi yang lebih dari itu).
• “Siapa yang mengajarkan anaknya 1 ayat dari Al-Qur’an, maka dia akan mendapat pahala sewaktu ayat tersebut dibaca dan Alloh akan mencatat baginya kebebasan dari apai neraka, begitu juga orang yang mengajarkan 1 ayat dari Al-Qur’an (walau bukan orang tuanya) dan siapa yang mengajarkan anaknya sampai menulis dengan tangannya maka dia benar-benar telah melaksanakan apa yang diwajibkan kepadanya dan para Malaikat beristighfar buatnya hingga dia wafat”.
• “Ada satu kaum yang Alloh akan memberikan adzab dengan pasti sebab perbuatannya, maka sewaktu anak-anaknya dalam tempat belajar membaca ‘Alhamdulillaahirobbil’aalaamiiin’ dan Alloh mendengarnya maka Alloh akan mengangkat adzab dari kaum itu selama 40 tahun”.
• “Celaka sekali bagi anak-anak bani Adam yang kedua orang tuanya tidak mengajarkan Al-Qur’an, adab dan ibadah fardhu niscaya dia akan hidup dalam kebodohan, dan Rosululloh berkata “Aku lepas tangan dari orangtua yang seperti itu (tidak memberi syafa’at)”.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar